Portal PULBAKET Adalah Media Informasi Terpercaya Berimbang dan Objektif. Untuk Membangun Serta Mencerdaskan Anak Bangsa. Kemerdekaan mengeluarkan pikiran dan pendapat sebagaimana tercantum dalam Pasal 28 Undang-undang Dasar 1945

Anggaran Dinsos Minim, LSM ARMI: DPRD Jangan Bungkam, Panggil Wali Kota Bogor

Anggaran Dinsos Minim, LSM ARMI: DPRD Jangan Bungkam, Panggil Wali Kota Bogor

Anggaran Dinsos Minim, LSM ARMI: DPRD Jangan Bungkam, Panggil Wali Kota Bogor

PULBAKET.COM, Bogor – Dari informasi dan data yang di himpun gabungan wartawan dan LSM yakni Media Center Bogor Sukabumi Cianjur (Borsuci), bahwa Pemkot belum fokus dan konsentrasi program kerja pada bidang pengentasan di bidang sosial dan penanganan kemiskinan juga kemanusiaan. Bahkan terkesan asal ada dan ala kadarnya. Di Mana kota yang cerdas dan strategis pada tatanan Good Governance tidak hanya mampu memberikan kenyamanan artistik berupa ruang taman-taman Kota dan kebersihan namun berbasis pada adanya keberpihakan pada sektor kecerdasan sosial dan keadilan sosial.

Ketua Umum LSM ARMI (Analisis Riset Monitoring Indonesia) Agani Di meminta DPRD khususnya komisi IV peka dan memanggil pihak terkait dalam keseriusan anggaran di Dinas ini.

“Wali Kota Bogor jangan merasa jumawa. Justru lebih waspada di akhir masa jabatannya karena selaku penyelenggara daerah ada ada azas dan prinsip Good Governance yaitu Tata Kelola pemerintahan yang baik,” katanya di Bogor pada Kamis (6/4/2023).

Kota Bogor harus merepresentasikan beberapa hal, sebagai berikut:

1. Hak-Hak Fundamental
2. Efektifitas Dan Transparansi
3. Akuntabilitas Pemerintah (Dalam Hal Masalah Keuangan, dan lain-lain
4. Pengembangan Aturan Hukum (Rule Of Law)

“Khusus Dinas Sosial kami telah berhasil merangkum kasus karena sosial dan kemanusiaan dan informasi yang telah kami uji petik artinya pihak DPRD khususnya komisi IV harus peka akan anggaran di Dinsos,” ujar Gheno Benghol sapaan akrabnya.

Menurutnya, saat Pemerintah Kota Bogor khususnya Dinas Sosial tidak memiliki anggaran yang memadai maka penanggana kasus-kasus sosial dan kemanusiaan hanya pada batas kemampuan ala kadarnya. Logika warasnya maka akan ada satu penilaian bahwa jargon Kota Bogor berlari akan selaras dengan keterbatasan bergerak seperti berlari di tempat.

Baca Berita Lain Kami Mulus Terima BOP Bertahun-tahun, LSM ARMI Minta Kejari Kabupaten Bogor Endus PKBM Milik Kepsek SMP Negeri

“Pihaknya akan lebih dalam mencermati semua kasus yang ada di Kota Bogor terutama pada sentuhan dan kasus krmanusian di Kota Bogor. Ini tentu kami lakukan uji petik pada tataran keilmuan ada basis data dan riset serta observasi atas pendapat hukum kami nantinya,” katanya.

Ia menegaskan, pihaknya akan buat Legal Opinion atas semua temuan yang telah di lakukan tim media Center Borsuci jika itu perlu maka harus di teruskan dan di tembuskan pada tingkat supremasi hukum dan pengambil kebijakan.

“Jika itu serius dan memang di temukan fakta baru bahkan fakta hukum maka tak segan akan kami laporkan pada yang berwajib. Agar Kota Bogor bersih dari oknum-oknum pejabat yang hanya cari muka dan cari untung sesaat,” kata Gheno.

Sementara itu Kepala Dinsos Kota Bogor, Fahrudin mengatakan dirinya sedang capai setelah melakukan kunjungan ke Sumedang.

“Nanti ya, Saya perlu istirahat dulu. Baru pulang tugas dari Sumedang,” ujarnya melalui WhatsApp saat di konfirmasi hal tersebut.

“Kalau gitu singkat aja ya. KPM artinya keluarga penerima manfaat. Kalau yang nerima manfaat naik artinya lebih banyak lagi masyarakat yang menerima bantuan. Penerima bansos beras di BPN jumlahnya 82.000 lebih. Di atas jumlah penerima bansos sembako yang hanya 54.000 lebih. Artinya KPM bansos beras meningkat. Dinsos melakukan koordinasi dengan penyalur bantuan, camat, dan lurah agar bantuan itu sampai ke KPM sesuai sasaran dan jumlah yg harus di terima oleh KPM,” tambahnya.

Lanjut Fahrudin bahwa alokasi anggaran di Dinsos di sesuaikan kemampuan APBD Kota Bogor. Semua sudah di anggarkan sesuai kemampuan pemda.

“Jika ada yang di luar dugaan seperti orang terlantar KTP luar kota Bogor, ODGJ dan orang luar Kota Bogor yg menjadi PPKS di Kota Bogor kami minta bantuan LKS lain seperti Baznas Kota Bgr, Dompet Duafa, PO BIS dan kereta untuk mereka numpang gratis atau dengan Dinsos asal orang tersebut,” ujarnya.

Baca Berita Lain Kami Kunjungi Tenda Pengungsi, RTHS: Kami Peduli Gempa Cianjur
Penulis : Agus Subagja
Editor : Rieqhe

Berita Lain :Mulus Terima BOP Bertahun-tahun, LSM ARMI Minta Kejari Kabupaten Bogor Endus PKBM Milik Kepsek SMP Negeri

Minim / Danakirtimedia

12/ 100

Tags: , , , , , , ,

Kontak Iklan : 081574404040

Untuk Pemasangan Advertorial dan Iklan Hubungi Kami Marketing 0812972047471

ADVERTORIAL FEED

Media DMN lengkap