MAKASSAR, 5 September 2026 – Polrestabes Makassar membongkar jaringan narkoba internasional yang dikenal dengan sebutan “Joker Malaysia”. Dalam pengungkapan tersebut, polisi menangkap tujuh orang dan menyita sekitar 9 kilogram sabu serta 10.255 butir pil ekstasi.
Polrestabes Makassar Tangkap 7 Anggota Jaringan
Pengungkapan jaringan tersebut dilakukan oleh Satuan Narkoba Polrestabes Makassar dan dilaporkan pada Sabtu (5/9/2026). Polisi menduga para tersangka menjadi penghubung antara bandar narkoba asal Malaysia dengan jaringan peredaran narkoba di Indonesia.
Kasat Narkoba Polrestabes Makassar AKBP Lulik Febyantara mengatakan tujuh orang yang ditangkap masing-masing berinisial EA, SI, SA, AD, DK, SB, dan EW.
“Mereka ini adalah kaki tangan bandar sabu asal Malaysia yang saat ini masih kami identifikasi,” ujar Lulik, dikutip dari keterangan kepolisian.
Berawal dari Pengembangan Sejumlah Kasus
Polisi menemukan jaringan tersebut melalui pengembangan dari sejumlah penangkapan yang dilakukan di beberapa wilayah. Selain Makassar, pengungkapan kasus juga dilakukan di Pinrang, Surabaya, Pasuruan, dan Depok.
Dari hasil pengembangan itu, polisi mengamankan barang bukti dalam jumlah besar berupa sekitar 9 kilogram sabu dan 10.255 butir pil ekstasi.
Narkoba Didistribusikan ke Sejumlah Kota
Jaringan Joker Malaysia diketahui tidak hanya beroperasi di wilayah Makassar. Polisi menemukan indikasi adanya distribusi narkoba ke sejumlah kota besar di Indonesia.
Beberapa wilayah yang disebut menjadi tujuan distribusi jaringan tersebut antara lain Medan, Jakarta, Surabaya, dan Makassar.
Temuan itu menunjukkan jaringan narkoba yang dibongkar memiliki pola peredaran lintas daerah. Polisi juga masih menelusuri keterkaitan jaringan tersebut dengan bandar yang diduga berada di Malaysia.
Alasan Disebut Joker Malaysia
Sebutan “Joker Malaysia” muncul karena jaringan tersebut menggunakan kemasan sabu dan pil ekstasi dengan logo bergambar wajah Joker.
Penggunaan logo tersebut menjadi salah satu ciri yang ditemukan polisi dalam barang bukti hasil pengungkapan jaringan narkoba tersebut.
Polisi Kejar Bandar di Malaysia
Polrestabes Makassar masih melakukan pengembangan untuk mengungkap jaringan tersebut secara menyeluruh. Penyelidikan diarahkan untuk mengetahui peran masing-masing tersangka sekaligus mengidentifikasi bandar narkoba yang diduga berada di Malaysia.
Polisi juga terus menelusuri jalur distribusi narkoba yang menghubungkan jaringan lintas daerah tersebut dengan pemasok dari luar negeri.
Pengungkapan ini menjadi bagian dari upaya kepolisian memutus peredaran narkoba dalam jumlah besar yang melibatkan jaringan lintas wilayah hingga lintas negara.
Penulis : Amanda
| Penulis | : Putri Amanda |
| Diterbitkan | : 06 September 2026 | 14:47 WIB |
| Penerbit | : PT Danakirti Media News |
PULBAKET : Portal Berita Terkini, Dipercaya dan Kredibel




